Tags

, , , , , , , ,

Definisi Ide (menurut kamus OXFORD)

1 a thought or suggestion as to a possible course of action: they don’t think it’s a very good idea.
• a concept or mental impression: our menu list will give you some idea of how interesting a low-fat diet can be.
• an opinion or belief: nineteenth-century ideas about drinking.
2 (the idea) the aim or purpose: I took a job with the idea of getting some money together.
3 Philosophy (in Platonic thought) an eternally existing pattern of which individual things in any class are imperfect copies.
• (in Kantian thought) a concept of pure reason, not empirically based in experience.

Na, berdasar dari beberapa definisi itu,
Inti dari sebuah ide menurut saya adalah sesuatu yang terlintas dalam pikiran kita benak kita, kita identifikasi kita gali dan bisa jadi ide itu membawa kita pada penyelesaian sesuatu. Ide membawa kita untuk berjalan di sebuah fokus yang mana di jalan yang mana, dengan kendaraan yang mana.
Ide sendiri sangat bergantung pada pemikiran dan persepsi dari orang yang mengutarakan/mendengar ide tersebut. Bukan berarti sebuah ide yang sama dianggap sebuah ide yang baik untuk 2 orang yang berbeda. Bisa jadi 1 orang bilang hebat, yang satunya bilang buruk/standar/biasa/dll. Pada akhirnya menurut saya, ide yang hebat ide yang kreatif itu memang menjadi ide yang luar biasa kalau kita memang menyadarinya, karena kita mengetahui kalau ide itu bakal berhasil bakal bisa dilakukan bakal bisa dikembangkan dengan segala pertimbagnan yang ada.

Cara untuk mendapatkan ide terbaik adalah dengan mencari ide sebanyak-banyaknya
– Linus Pauling, Nobel Prize Winner –

Mungkin dari 100 ide yang kita kumpulkan, kemudian kita gali lagi lebih dalam dengan pertimbangan-pertimbangan tertentu, akhirnya kita akan menemukan 1 ide terbaik untuk kita lakukan sesuai dengan permasalahan/tujuan/brief yang sebelumnya mendasari mengapa ide-ide itu muncul.

Salah satu cara menemukan ide-ide itu adalah dengan cara
1. sticky-note (lebih mengarah personal)
2. brainstorming (lebih mengarah ke group)

Sticky note
ngga perlu banyak basa-basi, saya menemukan sebuah presentasi yang menurut saya cukup untuk menjelaskan kehebatan dari sebuah sticky note untu menggali ide hingga menemukan ide terbaik sebagai sebuah solusi dari permasalahan yang kita hadapi/sesuatu yang ingin kita capai.

Brainstorming

Apa sih brainstorming itu?

1 a spontaneous group discussion to produce ideas and ways of solving problems.
• informal a sudden clever idea.
2 informal a moment in which one is suddenly unable to think clearly or act sensibly.
verb [ no obj. ]
produce an idea or way of solving a problem by holding a spontaneous group discussion: (as noun brainstorming) : a brainstorming session.

jadi,
Brainstorming adalah proses pengumpulan/pencarian ide secara liar dalam menggagasi suatu, dengan asumsi tidak ada batasan apapun untuk ide yang bisa dikemukakan.
intinya kenapa kita menggunakan asumsi tanpa batasan tertentu adalah setingkali dalam mencari suatu ide atau gagasan seringkali kita terdiam atau beranggapan banyak sekali ancaman yang akan terjadi jika kita menggagasi ide tersebut, hal tersebut merupakan hambatan dalam pencapaian kreativitas kita, maka itu sebaiknya pada saat kita akan mencari ide, gagasan ataupun solusi sebaiknya kita keluarkan dahulu apa yang ada dalam pikiran kita dengan mengasumsikan tidak ada hambatan atau dengan kata lain kita tidak memikirkan resikonya. Di akhir, ide-ide yang kita keluarkan barulah kita filter dengan segala pertimbangan yang kita ukur dengan perimeter-perimeter tertentu.

Tujuan Brainstorming?
1. Menemukan inovasi baru
2. Belajar dan mengasah kemampuan berpikir
3. Menghargai diri dan orang lain

Kenapa brainstorming?

1. Simple
2. Murah
3. Cara terbaik bersama-sama untuk mendapatkan hasil terbaik
4. Bakal Gila dan menyenangkan

Step dalam Brainstorming?

1. Definisikan masalahanya (Brief)

Brainstorm tidak akan pernah bisa menghasilkan kesuksesan di ruang hampa
– Ethan Rasiel,The McKinsey Way –

Brief sendiri fungsinya adalah mengarahkan kita kepada masalah yang kita hadapi secara keseluruhan. Maka dari itu setiap dari peserta harus menerima dan memahami brief yang disampaikan diawal dan sebaiknya disampaikan baik dalam bentuk lisan maupun tertulis (semacam report). Baca dan pahami berulang kali brief tersebut. Jangan mengarungi suatu samudra tanpa tahu kemana arah yang kita tuju, Jangan memberikan solusi resep obat kalau kita sendiri tidak tahu penyakit apa yang dihadapi. Dalam brainstorming, tujuan utama kita adalah menemukan solusi dari sebuah permasalahan yang diangkat, bukan arisan, bukan reunian, bukan nongkrong, bukan keren-kerenan. Karena itu brief wajib diberikan diawal, dan dipahami oleh semuanya diawal, atau akan terjadi pembicaraan super tidak jelas, atau hanya sebagian peserta saja yang tahu briefnya yang akan aktif berbicara, sisanya hanya “terserah, manut, dll”

2. Tentukan peserta
Jangan membawa peserta dalam sesi terlalu banyak, bila terlalu banyak, mungkin dapat dibuat lebih dari 1 kelompok Brainstorming. Hal ini untuk mencegah terlalu lamanya sesi berjalan, suasana yang terlalu gaduh/rame. Ingat, banyak otak bukan berarti tinggi kualitas. Mau cari ribut atau cari solusi?

3. Siapkan Tempat dan Fasilitas
-Tempat yang menurut anda nyaman dan menyegarkan,
tidak selalu harus berada dalam ruangan kantor, tidak harus selalu ber-AC, bisa cukup dengan lesehan, dll
-Property yang mendukung kegiatan brainstorming,
singkirkan hal-hal yang tidak perlu misalnya komputer yang penuh dengan game,
bahkan jauhkan sementara handphone kecuali untuk hal-hal yang sangat mendesak
-Makanan dan minuman (Snack)
-Alat tulis dan kertas corat coret untuk semua peserta
-Papan besar/whiteboard untuk rekap brainstorming
-StickyNote bila diperlukan juga bisa disiapkan

4. Beri batasan waktu waktu, buat ide sebanyak-banyaknya

Dalam brainstorming itu hanya ada SATU peraturan,
yakni : THERE IS NO RULE !

-karena dari itu semakin aneh, semakin gila idenya, itulah yang diharapkan
-think outside the box! jangan terpaku pada ilmu kita saja, tapi cobalah melihat perspektif dari ilmu-ilmu yang lain
-ide yang dikeluarkan tidak pernah dianggap salah
-banyak-banyakan ide dulu, jangan mikir idenya nanti gimana, kenapa, dll. Nanti gampang bisa disaring di akhir
-Munculkan sebanyak mungkin gagasan. Gunakan gagasan orang lain untuk merangsang gagasan kita sendiri. Gunakan gagasan yang aneh, nyleneh, liar, norak, dan berani untuk merangsang gagasan yang lebih baik.
-masalahnya bukan menemukan ide baru yang banyak, tapi bagaimana mengeluarkan ide kuno dari sana

Biasanya ada 2 parameter yang digunakan
1. Parameter waktu (berapa menit peserta Brainstorming diberi waktu untuk menuliskan sebanyak-banyaknya ide)
2. Paramater jumlah (berapa banyak ide yang harus disiapkan peserta)

5. Saring idemu sendiri-sendiri sejenak
Buat Kriteria penilaian bersama-sama
tips : gunakan kalimat dengan awalan should
Beri penilaian bersama nantinya (bisa menggunakan ukuran kualitatif seperti 0-5)

Cocokan apakah idemu itu sudah sejalan dengan brief yang diberikan


6.Presentasikan – Argue for and against it –

Persilahkan perserta menyampaikan idenya satu persatu. Selama itu Jangan ada kritik, sangahan, atau evaluasi, apapun alasannya.
Diakhir, barulah mulai melakukan argumen-argumen yang melawan ide-ide itu supaya ide-ide itu secara tidak langsung menjadi kuat.
Selama presentasi, tulislah apa yan peserta katakan sama persis. Gunakan whiteboard/papan rekap yang disiapkan.

Sampaikan sekarang juga! bukan setelah Brainstorming berakhir

Kalau sudah selesai?
Pastikan semua orang setuju dengan hasil brainstorming
7.Eksekusi
Jangan lupa, Pastikan dulu, setiap orang yang merupakan peserta brainstorming disini memiliki persepsi yang sama dan setuju dengan ide-ide yang akhirnya terpilih untuk direalisasikan. Realisasi disini berarti mulai mengembangkan ide itu dalam hal yang lebih kongkrit misalnya blueprintnya, sketchnya (low fidelity, high fidelity), hingga akhirnya dalam tahap final releasenya.
Jangan biarkan ide-ide itu hanya sebatas gagasan dan omongan belaka. Idea is just idea without action!

Perlu diingat bahwa brainstorming hanya sebuah sarana untuk menggali ide yang ada dipikiran kita, dalam kata lain brainstorming hanya sebagai sebuah penggagas awal saja untuk melangkah lebih lanjut. Ide-ide yang dihasilkan perlu untuk difilter lebih lanjut dengan pertimbangan-pertimbangan yang ada. Dari brainstorming yang akan kita dapat adalah intisari/point-point yang ingin kita tuju.

More About Brainstorming :

referensi :
http://agunk89zone.wordpress.com/2008/09/04/cari-ide-brainstorming-aja/
http://jualanidesegar.blogspot.com/2011/01/begini-lho-seharusnya-brainstorm.html
http://naskahiklan.blogspot.com/2009/01/gimana-sih-brainstorming-yang-benar.html
http://isroi.wordpress.com/2008/04/12/brainstorming/