Tujuan berpidato adalah untuk mengajak publik menuju ke perubahan. Maka tidak ada gunanya bila tidak ada perubahan yang terjadi (Gagal).

Kerangka

1.“Kebakaran”

Buat pernyataan, tindakan, gerakan, dll yang intinya dapat menarik perhatian publik

Misalnya : humor, membuat suara keras, dll.

Apabila tidak berhasil, persiapkan kebakaran lain (Plan A, Plan B, Plan C)

2.Bangun Jembatan

Kebakaran dihubungkan dengan situasi pendengar. Tips : Masukkan kemauan pikiran, perasaan, kebutuhan, minat fisik, tubuh, dll)

3.Beri Contoh

Apa yang saya mau (merenung), beri gambaran, lukisan, warna-warni, yang kongkrit sesuai dengan pendengar

4.Jadi

Ajak ke tindakan! Sebagai tujuan untuk perubahan realita walaupun hanya sekeping.

IntiPidato :

1.Rumusan dalam kalimar bernas, jelas

2.Ulangi berkali-kali inti dalam pidato. 5-8 kali sebab pendengar adalah tukang nglamun.

Persiapan pidato:

1.1 minggu sebelumnya : cari data, catat, tulis, kumpulkan semuanya

2.Renungkan data

3.Keluarkan yang dihayati, yang disenangi, yang diinginkan/ dibutuhkan oleh orang lain

Begitu Persiapan Oke maka Pidato akan mengalir dengan sendirinya pada waktunya

Penting :

1.Pidato maks 5 menit

2.Jangan pernah meminta maaf pada pendengar tanpa kita berbuat salah

Jangan gunakan minta maaf itu sebagai pelampiasan takut gagal, kurang persiapan, tidak siap, dll